Makalah Penelitian dan Pengembangan Produk

BAB I

PENDAHULUAN

I.1.       LATAR BELAKANG

Kegiatan produksi dan operasi merupakan kegiatan menciptakan barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen, dan kegiatan ini menjadi fungsi utama perusahaan. Melalui kegiatan produksi dan operasi, segala sumber daya masukan perusahaan diintegrasikan untuk menghasilkan keluaran yang memiliki nilai tambah. Produk yang dihasilkan berupa barang akhir, barang setengah jadi atau jasa. Proses kegiatan megubah bahan baku menjadi barang lain yang mempunyai nilai tambah lebih tinggi disebut proses produksi (manufaktur). Bagi perusahaan yang berorientasi pada laba, produk tersebut selanjutnya dijual untuk memperoleh keuntungan dan sumber dana yang baru bagi kegiatan operasi selanjutnya. Sementara bagi perusahaan atau organisasi nirlaba, produk ini diberikan kepada masyarakat atau pengguna tertentu untuk memenuhi misi perusahaan.

Salah satu misi perusahaan yaitu memaksimalkan keuntungan. Untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan harus mampu bersaing dan konsisten keberadaanya. Perusahaan yang ingin maju dan bisa terus berkembang harus mampu membaca pasar dan berinovasi dalam mengembangkan produk yang dipasarkan sesuai dengan selera konsumen, oleh sebab itulah sebuah perusahaan memerlukan fungsi penelitian dan pengembangan produk, agar tetap mampu bersaing dalam dunia bisnis. Banyak produk-produk sejenis yang ada dipasaran namun dengan kualitas yang berbeda. Untuk itulah seorang manajer di bidang produksi harus  mampu membenahi produk yang ditawarkan agar sesuai dengan perkembangan jaman dan selera konsumen tanpa harus mengurangi kualitas yang ditawarkan.

I.2.       RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang diatas dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut :

  1. Mengapa perusahaan yang ingin maju tidak mungkin mengabaikan fungsi penelitian dan pengembangan ?
  2. Apakah dalam menjalankan fungsi penelitian dan pengembangan dapat terjadi suatu pertentangan antar bagian ?
  3. Apakah dalam sistem industry modern penelitian dan pengembangan produk masih dibutuhkan ?

I.3.       TUJUAN MAKALAH

Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah :

  1. Untuk lebih mengetahui arti dan fungsi dari penelitian dan pengembangan produk dalam perusahaan.
  2. Untuk mengetahui sejauh mana hubungan timbal balik antara divisi bidang produksi dengan yang lainnya.
  3. Untuk mengetahui kesinambungan fungsi penelitian dan pengembangan produk dalam system industry modern.

BAB II

PEMBAHASAN

II.1      MANAJEMEN OPERASI

Manajemen operasi adalah : serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.

Kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa berlangsung di semua organisasi, baik perusahaan manufaktur maupun jasa. Dalam perusahaan manufaktur, kegiatan produksi terlihat jelas untuk menghasilkan barang. misalnya TV, motor, sabun, minuman dan lain-lain. sementara dalam perusahaan jasa kegiatan produksinya tidak terlihat jelas dan tidak menghasilkan produk secara fisik. Fungsi produksinya tersembunyi dari masyarakat dan bahkan dari pelanggan. Contohnya adalah proses yang terjadi di bank, rumah sakit, perusahaan penerbangan atau di dunia pendidikan.

Menurut Fogarty (1989) Manajemen Operasi adalah suatu proses berkesinambungan (kontinu) dan efektif menggunakan fungsi manajemen untuk megintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan.

Schroeder (1994) memberikan penekanan terhadap definisi kegiatan produksi dan operasi ada tiga hal :

  1. Pengelolaan fungsi organisasi dalam menghasilkan barang dan jasa
  2. Adanya sistem transformasi yang menghasilkan barang dan jasa
  3. Adanya pengambilan keputusan sebagai elemen penting dari manajemen operasi.

Sementara adam (1992) , heizer (2004) dan Stevenson (2005) lebih menitikberatkan manajemen operasi sebagai suatu sistem yang bertujuan menciptakan barang atau menyediakan jasa.

Secara umum dapat dirangkum bahwa manajemen operasi merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan pembuatan barang , jasa atau kombinasinya melalui proses transformasi dari sumberdaya produksi menjadi keluaran yang diinginkan.

Mengapa kita mempelajari manajemen operasi :

  1. Ingin mempelajari bagaimana orang mengorganisasikan diri mereka untuk mendapatkan perusahaan yang produktif
  2. Ingin mengetahui bagaimana barang dan jasa diproduksi
  3. Untuk memahami apa yang dikerjakan oleh manajer operasi
  4. Merupakan bagian yang paling banyak mengeluarkan biaya dalam sebuah organisasi

II.2.     FUNGSI PRODUKSI

Bagian Produksi adalah suatu bagian yang ada dalam perusahaan yang bertugas untuk mengatur kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terselanggaranya proses produksi. Dengan mengatur kegiatan itu maka diharapkan proses produksi akan berjalan lancar dan hasil produksi pun akan bermutu tinggi sehingga dapat diterima masyarakat pemakainya. Pedoman kerja yang harus menjadi arah  kerja bagi bagian produksi dapat dirumuskan dalam 4 hal yaitu :

  1. Tepat jumlah
  2. Tepat Mutu
  3. Tepat Waktu
  4. Tepat Ongkos/Harga

Dengan berpedoman pada empat hal itu maka bagian produksi akan dapat mencapai sasarannya dengan baik. Keempat hal tersebut dapat dikenal dengan mudah sebagai “empat tepat”.

Adapun tugas tersebut secara garis besarnya dapat kita bagi menjadi beberapa macam yaitu :

  1. Perencanaan Produk
  2. Perencanaan Luas produksi
  3. Perencanaan Lokasi Pabrik
  4. Perencanaan layout Mesin-mesin pabrik
  5. Perencanaan bahan baku
  6. Pengaturan Tenaga Kerja
  7. Pengawasan kualitas

II.3.     PERENCANAAN PRODUK

Dalam merencanakan produk yang akan kita hasilkan maka perlu diperhatikan beberapa hal yaitu :

  1. Atribut Produk

Atribut produk yang beraspek teknis adalah yang berkaitan dengan kemampuan teknis dar produk tersebut. Misalnya keawetan sepeda motor, tidak blobornya suatu bolpoin.

Atribut produk yang beraspek non teknis merupakan aspek yang tidak kasat mata atau intangible aspect. Aspek ini merupakan perasaan atau persepsi konsumen apabila dia menggunakanatau memakai produk tertentu.

  1. Posisi Produk

Posisi produk merupakan suatu pandangan konsumen terhadap posisi dari berbagai produk yang ditawarkan oleh para bisnisman kepadanya.

  1. Siklus kehidupan produk

Kehidupan suatu produk itu terbagi menjadi 4 fase/tahapan,

  1. Tahap perkenalan yaitu diperkenalkannya suatu produk kepada masyarakat luas,  pertumbuhan hasi penjualannya akan sangat lambat.
  2. Tahap pertumbuhan, setelah tahap perkenalan berhasil maka produk akan menjadi dikenal oleh masayarakat luas dan mereka mulai menyenangi produk tersebut, penjualannya menjadi berkembang sangat pesat.
  3. Tahap Kedewasaan setelah mengalami pertumbuhan yang pesat suatu saat akan terjadi keadaan dimana konsumen menjadi jenuh sehingga tidak terjadi lagi pertumbuhan yang pesat akan tetapi keadaaan di mana pertumbuhan penjualnnya menjadi sangat kecil.
  4. Tahap Penurunan

Tahap dimana produk tersebut setelah mengalami kondisi jenuh itu ternyata semakin lama semakin banyak masyaarakt yang justru tidak lagi menyenangi dan kemudian meninggalkan produk tersebut serta tidak mau lagi menggunakan produk itu.

Setelah tahap akhir terjadi pengusaha haruslah sudah mengantisipasikannya sejak dini dan menyiapkan produk pengganti yang diharapkan akan menggantikan posisi produk yang sudah akan mati itu. Cara yang sebaiknya dilakukan adalah dengan cara melakukan penelitian dan pengebangan produk. Dengan dilakukannya hal tersebut diusahakan agar selalu tercipta bentuk produk baru yang nantinya suatu saat jika produk satu surut maka sudah tersedia pengganti dengan desain yang baru.

  1. Portofolio produk

Merupakan keadaaan dimana suatu oerusahaan memiliki beberapa macam produk yang dihasilkan dan dipasarkannya kepada masyarakat luas.

II.4.     PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK

Produk adalah hasil dari kegiatan produksi baik yang berwujud barang-barang ataupun jasa.

Penelitian produk adalah merupakan penelitian tentang produk apa dan produk yang bagaimana yang disukai masyarakat konsumen. Penelitian ini sangat berguna bagi perusahaan karena dengan demikian perusahaan dapat memilih produk yang diperlukan dan disukai oleh masyarakat konsumen. Hal ini tentu saja akan mendorong kelancaran penjualan perusahaan. Dengan diproduksinya produk yang diperlukan consume. Perusahaan sudah menempatkan diri pada posisi yang menguntungkan. Tentu saja posisi ini bukan berarti selalu sukses, karena disamping pemilihan produk masalah kualitas dan pemasraan perlu juga dipikirkan.

Pengembangan produk adalah merupakan penelitian terhadap produk yang sudah ada untuk dikembangkan lebih lanjut agar mempunyai tingkat kegunaannyayang lebih tinggi dan lebih disukai konsumen. Penelitian ini dapat bersifat penelitian lapangan (survey konsumen) serta dapat pula sebagai penelitian laboratoris (di dalam laboratorium perusahaan) atau dapat pula kedua-duanya. Di dalam penelitian lapangan akan dicari data-data mengenai produk yang akan dikembangkan. Pengembangan disini dapat meliputi pengembangan kualitasnya, kegunaannya, dan sebagainya, sesuai dengan selera konsumen.Sedangkan penelitian laboratorium menyangkut masalah penerapan pengembangan produk tersebut, terutama utuk produk-produk obat-obatan dan sebagainya. Adanya penelitian dan pengembangan produk ini diharapkan perusahaan selalu dapat menyesuaikan diri dengan produk-produk yang disenangi konsumen.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan produk adalah agar barang atau jasa yang dihasilkan selalu sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan selera masyarakat. Dengan demikian barang yang dihasilkan akan selalu dapat diminati dan dibutuhkan masyarakat. Tujuannya adalah agar barang atau jasa yang dihasilkan dapat selalu meningkat penjualannya, sehingga keuntungan perusahaan dapat selalu berkembang dan meningkat. Keuntungan yang meningkat akan dapat menjamin kelangsungan hidup perusahaan.

Peranan dan tanggung jawab dari penelitian dan pengembangan produk dalam perencanaan operasional dan penjualan adalah menjamin bahwa produk yang sekarang mendapat dukungan secara tepat dan bahwa produk baru berada dalam jadwal yang konsisten dengan proyeksi penjualan untuk produk-produk itu. Dalam strategi manufacture riset dan pengembangan bertangungjawab menjamin bahwa roduk-produk baru konsiten dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan bahwa desain produk merupakan hasil dari semua partisipasi pelanggan internal dan eksternal.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam peelitian dan pengembanag produk yaitu :

  1. Tersedianya tenaga peneliti yang handal, inovatif dan kreatif.
  2. Tersedianya dana untuk melaksanakan penelitian yang biasanya tidaklah murah.

II.5      HUBUNGAN ANTARA BAGIAN PRODUKSI DENGAN BAGIAN LAINNYA

Bagian produksi dalam menjalankan tugasnya tidaklah sendirian akan tetapi bersama-sama dengan bagian-bagian lain seperti bagian pemasaran, bagian keuangan serta bagian akuntansi. Oleh karena itu haruslah diadakan koordinasi kerja agar dihindarkan benturan-benturan kepentingan antarbagian dalam perusahaan. Dengan perencanaan yang baik serta koordinasi kerja yang rapi maka benturan-benturan tersebut akan dapat dihindarkan. Namun bukan tidak mungkin pertentangan-pertentangan dapat terjadi seperti misalnya para salesman (dari bagian marketing) yang selalu menampung keinginan konsumen tentunya sangat menginginkan agar pihak perusahaan secepat mungkin memperbaiki mutu produk artinya bagian produksi harus selalu siap menggunakan mesin baru dengan teknologi baru. Dalam hal ini, pihak bagian produksi akan merasakan kesulitan teknis untuk segera mengikuti keinginan konsumen. Demikian pula pihak bagian keuangan akan tidak mudah merealisasikan keinginan pihak “salesman” karena mengubah bentuk produk berarti kemungkinan menggunakan mesin baru yang harus dibeli dengan harga mahal. Berarti modal harus dicari, dan penambahan investasi baru tidaklah mudah karena banyak factor lain yang harus dipertimbangkan.

II.6.     KONSEP DEMING TENTANG SISTEM INDUSTRI MODERN

Proses industri harus dipandang sebagai suatu perbaikan terus menerus yang dimulai dari sederet siklus sejak adanya ide-ide untuk menghasilkan suatu produk, pengembangan produk, proses produksi sampai distribusi kepada konsumen. Seterusnya berdasarkan informasi sebagai umpan balik yang dikumpulkan dari pengguna produk itu kita mengembangkan ide-ide untuk menciptakan produk baru atau memperbaiki produk lama beserta proses yang ada saat ini.

Dr. Wiliam Edwards Deming, seorang guru Manajemen Kualitas dari Amerika Serikat pada bulan agustus 1950 dalam suatu konferensi dengan manajemen puncak di Hotel de Yama, Mount Hakone, Jepang memperkenalkan suatu diagram yang memandang indusri sebagai suatu sitem.

Perbaikan performansi bisnis modern harus mencakup keseluruan sistem industri dari kedatangan material sampai distribusi ke konsumen dan desain ulang produk untuk masa mendatang. Konsep industri yang dikemukakan oleh Deming selanjutnya popular dengan nama Roda Deming (Deming Whell) . Roda Deming terdiri dari empat komponen utama yaitu : riset pasar, desain produk, proses produksi dan pemasaran. Deming menekankan pentingnya interaksi tetap antara riset pasar, desain produk, proses produksi dan pemasaran, agar perusahaan industri mampu menghasilkan produk dengan harga kompetitif dan kualitas yang lebih baik, sehingga memuaskan konsumen. Deming menjelaskan bahwa dengan cara menjalankan Roda Deming secara terus-menerus perusahaan industri modern dapat memenangkan persaingan yang amat kompetitif dan memperoleh keuntungan yang dapat dipergunakann untuk pengembangan usaha dan kesejahteraan tenaga kerja.

Dari roda deming tampak bahwa berdasarkan informasi tentang keinginan konsumen yang diperoleh dari riset pasar yang komprehensif, selanjutnya didesain produk sesuai dengan keinginan pasar. Desain produk telah menetapkan model dan spesifikasi dari proses dan kulitas produk agar diperoleh produk-produk yang berkualitas sesuai dengan desain yang telah ditetapkan berdasarkan keinginan pasar.


This entry was posted in Ekonomi. Bookmark the permalink.

One Response to Makalah Penelitian dan Pengembangan Produk

  1. Mr Anonymous says:

    This is an example of a comment. You can create as many comments like this one or sub-comments as you like and manage all of your content inside your Dashboard.

Leave a Reply